Jambi, 30 Juni 2025 – Tim dari Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Jambi melakukan kunjungan sosialisasi ke Kantor Kelurahan Tanjung Sari serta SDN 158 dan SDN 13 Kota Jambi, dua sekolah terdekat yang menjadi sasaran kegiatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan SLB PGRI sebagai lembaga pendidikan yang siap menerima siswa berkebutuhan khusus (ABK) di tahun ajaran baru ini.

Dalam kunjungan tersebut, tim SLB PGRI menyampaikan pentingnya pendidikan inklusif dan penanganan tepat bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Namun, di tengah sosialisasi, beberapa kepala sekolah (kepsek) dari SDN 158 dan SDN 13 mengungkapkan keluh kesah mereka mengenai sejumlah siswa berkebutuhan khusus di sekolah mereka yang belum mendapatkan pendidikan yang sesuai.
“Sering kali kami menemui siswa dengan kondisi khusus, seperti autisme, down syndrome, atau hambatan intelektual, tetapi orang tua mereka enggan memindahkan anaknya ke SLB dengan berbagai alasan,” ujar salah seorang kepala sekolah. Beberapa alasan yang sering dikemukakan orang tua antara lain kekhawatiran akan stigma sosial, jarak yang dianggap jauh, atau ketidaktahuan tentang manfaat sekolah khusus bagi perkembangan anak.
SLB PGRI Jambi menegaskan bahwa lembaga mereka siap memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, didukung oleh tenaga pendidik yang terlatih dan kurikulum yang disesuaikan. “Kami berharap kerja sama dengan sekolah-sekolah reguler dan pemerintah setempat dapat membantu memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pendidikan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus,” kata perwakilan SLB PGRI.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, khususnya orang tua, untuk memilih pendidikan yang terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal sesuai kemampuan masing-masing.
Reporter: [Neasa]